Biaya Hidup di Jerman

Artikel Terkait

Biaya hidup di Jerman berkisar antara 500 Euro sampai 1.000 Euro atau setara dengan Rp 7.500.000 sampai Rp 15.000.000 per orang. Kalau kamu kuliah di Jerman dan siap hidup sangat sederhana, kamu bisa baik-baik di Jerman dengan biaya hidup minimal.

Biaya hidup di Jerman
Biaya hidup di Jerman tahun 2019

Jerman termasuk negara dengan biaya hidup murah di Uni Eropa. Meski begitu, kamu harus pertimbangkan baik-baik sebelumnya, berapa banyak uang yang harus kamu keluarkan untuk bertahan hidup di Jerman. Ongkos tempat tinggal, makan, transportasi, dan kesehatan harus dirinci dengan baik supaya kamu nggak kaget dengan biaya tak terduga.

Kalau kamu tinggal di kota-kota besar Jerman seperti Hamburg, Leipzig, Bremen, Cologne, Stuttgart, Düsseldorf, Mannheim, maka rata-rata pengeluaran berkisar di 700 Euro per bulan.

Untuk kota Negara Bagian Bavaria seperti Munich dan Nuremberg, persiapkan budget 800 ~ 1.000 Euro per bulan, karena di sana terkenal mahal.

Budget Sewa Apartemen

Biaya sewa apartemen mahasiswa di Jerman
Ada banyak jenis apartemen di Jerman untuk mahasiswa

Apartemen dengan satu kamar tidur dengan dapur dan toilet di kota-kota besar biasanya berkisar antara 200 ~ 550 Euro, tergantung lokasi dan kondisi bangunan. Bisa lebih irit kalau mau berduaan sama teman.

Biaya sewa diatas biasanya Kaltmiete, alias tanpa listrik dan air yang berkisar di harga 40 ~ 75 Euro. Di sebagian tempat kamu masih harus bayar gas, tapi sudah sangat jarang karena gas dianggap berbahaya jika digunakan di bangunan bertingkat-tingkat.

Kamu bisa cari apartemen di Jerman yang berfurnitur atau kosongan. Harganya juga variasi. Bagi kamar berfurnitur standar di Jerman, biaya kamar bisa naik 10 ~ 50 Euro atau Vermieter (penyedia kamar) akan menawarkan untuk “beli” saja dengan harga 100 Euro. Kalau dapurnya sudah EBK atau Einbauküche, biasanya Vermieter akan menaikkan harga di kisaran 150 ~ 330 Euro untuk satu kali saja.

Uang furnitur dan dapur EBK tadi bisa kamu dapat kembali ketika ada yang mau sewa apartemen melalui kamu, selaku penyewa sebelumnya. Kamu “jual” kembali furnitur dan EBK tadi.

Selain biaya sewa bulanan, biasanya Vermieter di Jerman akan meminta uang Kaution atau uang jaminan. Besarannya bisa satu kali harga sewa hingga tiga kali. Uang Kaution ini akan kembali ketika kamu keluar dari Apartemen dan kamu nggak ngerusakin bangunan sewaan atau furniturnya (kalau kamu sewa dengan furniturnya).

Ongkos Makan Tiap Bulan

Makanan Turki mudah ditemui di Jerman
Makanan Turki adalah makanan yang paling mudah ditemui sekaligus halal

Hot Courses membahas soal ini secara singkat, tapi di sini akan saya jelaskan lebih detail lagi supaya kamu dapat gambaran jelas soal kebutuhan pokok satu ini.

Jika masak sendiri, biaya makan 100 Euro per orang per bulan di Jerman sudah cukup. Karena makan di restoran minimal 10 Euro untuk satu piring, sedangkan Döner di warung kecil berkisar di harga 3,50 ~ 4,50 Euro, dan minuman di harga 1,50 Euro.

Bagi mahasiswa kuliah atau pekerja muslim yang tinggal di Jerman, daging dan makanan Halal mudah ditemukan di kota-kota besar seperti yang saya sebutkan di atas. Kamu cukup pergi ke Toko Turki yang memajang label halal.

Kalau sayuran dan kebutuhan lainnya, tinggal beli di discounter seperti LiDL, Penny, REWE, atau ALDI. Beras mereka lebih murah dan enak.

PERHATIAN: Untuk teman-teman muslim, mohon cek bahan-bahan yang terkandung dalam produk makanan. Karena banyak permen dan kue yang mengandung Gelatin Hewani seperti Babi dan Sapi. 

Sayangnya untuk kota-kota kecil yang jauh dari kota, makanan Halal sulit ditemukan, dan teman-teman Muslim harus rela menempuh perjalanan 2 jam pulang pergi untuk isi stok makanan.

Toko Asia juga menyediakan banyak makanan khas Indonesia dengan harga yang cukup mahal. Kalau kamu harus makan beras, maka belilah di discounter, lebih murah dan enak.

Di beberapa restoran, mereka menawarkan makanan dengan diskon gila-gilaan setelah pukul 20:30 atau pukul 21:00. Jadi kalau kamu puasa sedikit, bisa dapat makanan ala restoran hanya dengan 6 Euro.

Dijamin kenyang, percaya deh.

Belanja Pakaian

Ongkos belanja pakaian
Ongkos pakaian bisa kamu kurangi dengan beli pakaian bekas

H&M, Zara, Mango, C&A adalah tempat-tempat belanja pakaian umunya orang Jerman. Harga yang dibanderol mulai dari 15 Euro untuk satu potong atasan, dan 30 Euro untuk jaket. Meski di Indonesia H&M dianggap merk mahal, merek-merek tersebut adalah pakaian masyarakat pada umumnya karena harganya yang murah.

Eits, tunggu dulu. Untuk menghemat biaya hidup di Jerman, masih ada lho yang lebih murah.

Say hello to PRIMARK!

Di sini kamu bisa dapetin baju atasan atau kaos dengan harga 3 Euro ~ 7 Euro. Satu potong jeans harganya 15 Euro. Tas bervariasi dari 5 ~ 15 Euro. Kualitas mereka cukup bagus, meski sebagian besar made in Bangladesh.

Barang elektronik, pakaian, perlengkapan rumah tangga, semuanya kecuali makanan, dapat dikembalikan ke penjual dalam jangka waktu 14 hari. No questions asked. Jadi kalau kamu beli sesuatu dan ternyata nggak cocok, kembalikan saja! Bisa menekan biaya selama kamu tinggal di Jerman, toh.

Kalau ingin cari baju bermerek, rajin-rajinlah cari informasi soal pasar loak atau ke toko barang bekas seperti Oxfam dan Markthaus.

Biaya Materi Kuliah di Jerman

Kuliah di Jerman
Biaya kuliah di beberapa negara bagian Jerman seperti Baden-Wuerttemberg lebih tinggi

Meski di sebagian negara bagian sudah menggratiskan kuliah, kamu tetap harus keluar uang untuk printing makalah, laporan, dan sebagainya. Kalau kamu jadi anggota di suatu tempat print, mereka bisa kasi harga lebih murah. Kamu harus setor dana dulu minimal 30 Euro, dan setiap kamu nge-print, mereka tinggal mengurangi saldo kamu.

Harga Printer merk HP berkisar di 60 Euro dan kertas A4 500 lembar harganya 5 Euro.

Ada beberapa biaya tak terduga bagi mahasiswa yang kuliah di Jerman. Pastinya bikin sebal. Nah, makanya, sering-seringlah cari informasi dan bergabung di grup-grup Jerman.

Ongkos Transportasi Umum

Transportasi umum di Jerman
Hampir semua warga Jerman suka bersepeda

Kalau kamu mahasiswa, kamu bisa beli Semester Ticket yang harganya murah. Meski harganya berbeda di tiap negara bagian dan coverage area, harga tiket semester berkisar di 170 Euro per 6 Bulan. Biasanya dimulai di Januari dan Agustus. Bisa lebih menghemat biaya hidup kamu, kan?

Untuk pekerja, kamu harus bayar lebih. Harga tiket dengan 7 – 8 Waben (daerah perjalanan) berkisar di 80 Euro tiap bulan.

Sedangkan tarif tiket satuan mulai dari 1,40 Euro sekali jalan untuk jarak dekat, dan 2,60 Euro untuk jarak menengah.

Yap, hidup di Jerman memang mudah kemana-mana dengan transportasi umum, tapi harganya bisa luar biasa mahal.

Biaya transportasi bisa ditekan dengan jalan kaki atau beli sepeda. Semua jalanan di Jerman sudah ada lajur khusus untuk sepeda dan pejalan kaki. Selain sehat, tentunya hemat biaya. Dalam beberapa kasus, naik sepeda lebih cepat daripada naik transportasi umum.

Bayar Asuransi Kesehatan

Asuransi kesehatan di Jerman
Asuransi kesehatan wajib dimiliki oleh setiap penduduk, termasuk imigran

Semua penduduk di Jerman baik imigran maupun pribumi wajib memiliki asuransi kesehatan. Ada asuransi negeri dan swasta. Yang swasta biasanya sedikit lebih mahal.

Mungkin asuransi kesehatan adalah salah satu biaya yang cukup berat ketika kamu hidup di Jerman.

Biaya Asuransi untuk mahasiswa biasanya berkisar di 86 Euro per bulan, sedangkan untuk pekerja mulai di harga 128 Euro. Layanan kesehatan yang digratiskan biasanya berbeda-beda, tergantung dimana kamu ambil asuransi.

Beberapa dokter bersedia bersusah-susah buat telepon ke perusahaan asuransi jika ada penanganan mereka ke kamu yang tidak ter-cover. Dan biasanya, berakhir dengan tindakan medis ke kamu di-cover oleh asuransi.

Berhati-hatilah dengan asuransi yang murah karena di sini disebutkan bahwa asuransi semacam MAWISTA dan UNION seharga 35 Euro ternyata bermasalah ketika harus ke dokter untuk mendapatkan pengobatan.

Biaya Tagihan Telepon dan Internet di Jerman

Mahalnya tarif internet di Jerman
Tidak seperti di Indonesia, tarif internet di Jerman sangat mahal

Entah itu pre-paid Karte atau Vertrag (Kontrak Pasca Bayar), Internet di Jerman super mahal. Untuk 2 GB per bulan, kamu harus bayar 10 Euro. Beberapa provider seperti O2, Vodafone, dan Telekom bisa lebih mahal lagi.

Tapi jangan putus asa. Akan selalu ada layanan baru yang murah. Blau misalnya, memberikan 3GB per bulan dengan harga 8 Euro.

Untuk menekan biaya hidup kamu di Jerman, jangan takut untuk pindah provider. Kamu nggak perlu ganti nomor meskipun ganti provider. Buat sales provider yang kamu target memberikan tawaran terbaiknya dan pandai-pandailah negosiasi.

Dengan cara ini kamu bisa dapat harga bulanan lebih murah dari umumnya.

Rekreasi Murah Meriah

Liburan di Jerman
Rekreasi di tepi sungai dan taman

Di musim semi dan musim panas, taman menjadi tujuan hampir semua orang. Banyak orang liburan di Jerman pergi ke tepi danau. Tempat barbeku jelas akan penuh di musim panas. Kamu bisa bikin acara Barbeque/Grillen bareng temen-temen dengan biaya 5 ~ 10 Euro per orang, dan itu udah dapet banyak banget makanan, bisa sampai puas.

Selain bersepeda, jalan-jalan sepanjang sungai atau masuk ke area hutan juga bagus untuk tubuh dan pikiran. Atau kalau kamu mau keluar uang, bisa dengan masuk ke kastil-kastil yang pastinya bertebaran di seluruh penjuru Jerman. Harga tiket masuk taman kastil mulai dari 4 Euro sekali masuk. Sepuasnya.

Bergabunglah dengan grup Persatuan Pelajar Indonesia yang ada di Jerman, meskipun kamu bukan mahasiswa atau pelajar. Mereka sering mengadakan berbagai acara rekreasi yang super fun dan budget friendly.

Biaya Lain-lain

Selalu ada biaya tak terduga yang tidak dibahas di post blog manapun. Bahkan Money Smart. Supaya tetap aman, selalu rencanakan keuangan kamu sebelum berangkat ke Jerman agar hidup kamu di sini tetap nyaman.

Kalau kamu kuliah di Jerman, janganlah menggantungkan diri dengan uang kiriman orang tua. Apalagi dengan kurs EUR – IDR yang naik turun setiap harinya.

Untuk pekerja, berbahagialah selama kamu bisa. Semakin tinggi kurs EUR – IDR, semakin tebal juga kan kirimanmu untuk keluarga.

Upah Kerja di Jerman Sebanding dengan Biaya Hidup

Kalau kamu konversi harga makanan dan minuman dalam Euro ke Rupiah, memang mahal. Tapi ingat, upah minimum di Jerman itu minimal 8 Euro per jam Netto (artinya sudah bersih dari pajak). Untuk kerjaan momong anak misalnya, kamu bisa dapat 12 Euro per jam.

Sedangkan untuk pekerjaan dengan keahlian tinggi seperti IT Specialist atau Artist, tentunya kamu bisa dapat minimal 40 Euro per jam. Upah tersebut bersih ya. Sudah dikurangi pajak VAT 19%.

Dengan upah minimal dan kerja full time, kamu bisa dapat 900 ~ 1,200 Euro per bulan bersih. Asalkan kamu tahu caranya hidup di Jerman dengan sederhana dan berani menyesuaikan gaya makan dengan masakan Jerman.

Apa kamu mau ke Jerman untuk kuliah maupun kerja? Atau kamu malah sudah tinggal di Jerman? Budget apalagi yang kalian siapkan?

Silakan komentar di bawah untuk poin-poin yang terlewat ya.

More on this topic

Komentar

  1. Assalamu alaikum…
    Terima kasih informasinya. Cukup informatif. Kalau biaya internet di rumah apa tdk bisa pakai wifi? Mengingat lagi pandemi spt sekarang, tentu kebutuhan online kita juga tinggi. Kira2 berapa biayanya?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Advertisment

Populer

6 Hal di Jerman yang Nggak Ada di Indonesia

Berbeda negara, tentu saja berbeda budaya. Tapi, sejauh apa perbedaannya? Apa saja perbedaan yang mencolok antara Jerman dan Indonesia? Berikut ini adalah...

Kenapa Gaji Kamu di Jerman Kecil Banget

Seorang kawan dari Amerika Serikat pernah bertanya, kenapa gaji di Jerman kecil banget? Alasannya karena 40% gaji kamu harus dibayarkan ke pemerintah...

Buku Nikah, Benda Tidak Penting di Jerman

Menikah di Jerman merupakan impian bagi beberapa orang. Tapi ternyata, ada hal mengejutkan yang umum dilakukan oleh pasangan di Jerman. Kebanyakan mereka...